Kiat untuk memilih setoran bank yang paling cocok untuk Anda


Memilih deposito bank tidaklah mudah karena setiap bank menawarkan berbagai penawaran menarik kepada Anda. Saat ini investasi menjadi perbincangan yang menarik karena dapat memberikan penghasilan yang menguntungkan.

Ada banyak alat investasi yang bisa kita temukan dengan kelebihan dan kekurangannya. Sebelum memilih alat investasi, pastikan untuk mempelajarinya terlebih dahulu, termasuk yang memilih deposito.

5 tips memilih deposito bank terbaik

Masih banyak yang percaya bahwa investasi hanya cocok untuk orang kaya dan pintar. Padahal, ada banyak jenis investasi yang bisa dilakukan dengan modal kecil dan risiko kecil, salah satunya deposito bank.

Bagi yang memiliki kebiasaan belanja selangit, investasi deposito bank ini bisa menjadi pilihan karena uangnya tidak bisa diambil sembarangan. Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, salah satunya adalah jangka waktu.

Meskipun ada banyak keuntungan yang dimiliki deposito sebagai alat investasi, Anda harus bisa memilih yang tepat dan berikut beberapa tipsnya untuk Anda.

  1. Pilih bank yang bereputasi baik

Tips pertama yang harus Anda perhatikan adalah memilih bank yang bereputasi baik. Dalam investasi deposito, bank berperan sebagai tempat menyimpan uang, sehingga Anda perlu memastikan bahwa bank tersebut aman dan terpercaya.

Sebelum memilih deposito bank, pastikan terlebih dahulu meneliti informasi tentang bank. Bank yang bereputasi baik harus memiliki standar OJK sebagai lembaga pengawas jasa keuangan, seperti bank.

Jangan lupa untuk mencari informasi langsung di customer service agar mendapatkan informasi yang terpercaya dan bisa bertanya langsung tentang layanan simpanan dari lembaga keuangan tersebut.

  1. Pilih periode waktu yang sesuai

Meski sama-sama merupakan sarana tabungan, ciri khas deposito adalah jangka waktunya. Tabungan rutin tetap memungkinkan kita untuk menarik uang dari tabungan kapan saja saat dibutuhkan.

Berbeda dengan deposito yang memiliki jangka waktu tertentu, Anda tidak bisa begitu saja mengambil uang di dalamnya secara sembarangan. Deposito biasanya memiliki jangka waktu satu hingga dua tahun, sehingga Anda dapat menyesuaikannya sendiri.

Saat memilih deposito bank, pastikan Anda sudah memiliki tujuan dan rencana, kapan dana akan diambil sehingga pilihan jangka waktu tepat.

  1. Perhatikan suku bunga deposito

Keuntungan yang dimiliki deposito dibandingkan tabungan adalah bahwa mereka memiliki tingkat bunga yang lebih tinggi. Namun, setiap bank, jenis simpanan dan jangka waktu memiliki tingkat suku bunga yang berbeda.

Suku bunga inilah yang dapat memberi Anda penghasilan, jadi semakin tinggi suku bunga yang ditawarkan, semakin tinggi penghasilan Anda. Namun, Anda juga harus memodifikasinya dengan pendanaan dan durasi penempatan yang minimal.

Meski bunga tinggi terkesan menggiurkan, pastikan bunga yang ditawarkan tidak melebihi short rate LPS atau Lembaga Penjamin Simpanan.

  1. Perhatikan biaya lainnya

Layanan perbankan yang diberikan kepada nasabah terkait simpanan juga memiliki biaya yang harus dibayar. Oleh karena itu, Anda harus mengetahui terlebih dahulu layanan mana yang akan dikenakan biaya lainnya.

Pada dasarnya aturan dan kebijakan masing-masing bank berbeda-beda, termasuk dalam hal pengambilan simpanan. Investasi deposito ini biasanya dikenakan biaya administrasi dan pajak deposito bank dengan jumlah yang bervariasi.

Inilah sebabnya mengapa memilih deposito bank tidak semudah yang dibayangkan karena kita harus mempertimbangkan biaya lain juga agar kita lebih siap sebelum memilih deposito bank.

  1. Perhatikan fitur yang tersedia

Untuk memudahkan nasabah, beberapa bank telah memberikan fasilitas berupa perpanjangan simpanan secara otomatis atau automatic rollover. Fasilitas tersebut memberikan kemudahan bagi Anda yang ingin memperpanjang jangka waktu deposito.

Terkadang apa yang telah kita rencanakan terpaksa berubah karena situasi dan kondisi tertentu, termasuk jangka waktu deposit. Sayangnya, tidak semua bank menyediakan fitur ini.

Karena itu, Anda harus mencari tahu tentang fitur atau layanan yang ditawarkan bank sehubungan dengan simpanan. Dengan cara ini, Anda dapat memikirkannya dengan lebih cermat saat memilih alat investasi ini.

Bagi yang ingin berinvestasi dengan mudah dan murah, P2P lending bisa menjadi pilihan.

Di Komunal, platform P2P lending yang berlisensi dan diawasi oleh OJK, Anda bisa mulai mengembangkan dana mulai dari Rp100.000 saja. Melalui pembiayaan, selain mendapatkan imbal hasil hingga 2%* per bulan, juga berkontribusi terhadap peningkatan perekonomian UMKM di Indonesia.

Communal juga menawarkan asuransi kredit sebagai tindakan mitigasi risiko yang dapat Anda gunakan secara opsional. Inilah saatnya untuk menumbuhkan uang Anda dengan aman, nyaman dan transparan.